MATERI ASPEK SKILL DAN ENTREPENEURSHIP

Kecakapan hidup merupakan kecakapan yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problem hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga mampu mengatasinya. Pembelajaran kecakapan hidup dan entrepreneurship ini tidak dikemas dalam bentuk mata pelajaran baru, tidak dikemas dalam materi tambahan yang disisipkan dalam mata pelajaran tetapi dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Yang dimaksudkan entrepreneurship adalah jiwa kewirausahaan yang dibangun untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan dasar.

materi skill dan entrepeneurship, www.kampus-pengusaha.com, 081334664876

Secara umum ada dua macam life skill, yaitu general life skill (GLS) dan specific life skill (SLS). General life skill dibagi menjadi dua yaitu personal life skill (kecakapan personal) dan social skill (kecakapan social). Kecakapan personal itu sendiri terdiri dari self awarness skill (kecakapan mengenal diri) dan thinking skill (kecakapan berpikir). Spesific life skill juga dibagi menjadi dua yaitu academic skill (kecakapan akademik) dan vocational skill (kecakapan vokasional/kejuruan). Kecakapan  mengenal diri meliputi kesadaran sebagai makhluk Tuhan, kesadaran akan eksistensi diri, dan kesadaran akan potensi diri. Kecakapan berpikir meliputi kecakapan menggali informasi, mengolah informasi, mengambil keputusan dan kecakapan memecahkan masalah. Kecakapan sosial meliputi kecakapan komunikasi lisan, komunikasi tulisan, dan kecakapan bekerjasama. Kecakapan akademik meliputi kecakapan mengidentifikasi variabel, menghubungkan variabel, merumuskan hipotesis dan kecakapan melaksanakan penelitian. Kecakapan vokasional/kejuruan terkait dengan bidang pekerjaan tertentu (Depdiknas, 2003:8).

Kecakapan hidup dan entrepreneurship ini sebenarnya dimiliki oleh setiap orang, tetapi dalam jumlah dan kadar yang berbeda-beda. Keduanya dapat dikembangkan menjadi karakter seseorang, oleh karena itu aspek tersebut harus diasah dan dipraktikkan. Yang menjadi masalah bagaimana menerapkan  entrepreneurship ini ke dalam pembelajaran sejarah? Selama ini pembelajaran sejarah sepertinya jauh sekali dari jangkauan jiwa entrepreneurship. Umumnya pelajaran yang memiliki entrepreneurship ini berupa pelajaran yang laik jual. Misalnya: Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Ekonomi, Akuntansi. Inilah tantangan utama para guru sejarah. Sebelum hal tersebut dipaparkan berikut ini yang termasuk karakteristik jiwa kewirausahaan.

  1. Mempunyai visi dan misi
  2. Kreatif dan inovatif
  3. Berani menanggung resiko
  4. Berjiwa kompetisi
  5. Mampu melihat peluang
  6. Cepat tanggap dan gerak cepat
  7. Berjiwa sosial dan menjadi dermawan.

materi skill dan entrepeneurship, www.kampus-pengusaha.com, 081334664876

Pada dasarnya aspek life skill dan entrepreneurship ini bukan sekedar pengetahuan teknik atau keterampilan, tetapi lebih berorientasi pada sikap mental melalui proses diri dengan praktik dan pengalaman karena dorongan motivasi dari diri sendiri. Oleh karena itu guru sangat berperan penting dalam menanamkan sikap mental siswa ini melalui proses pembelajaran. Untuk mengimplementasikan kedua aspek tersebut, guru sejarah harus memahami betul keduanya, sehingga ketika penyampaian materi akan terintegrasikan dalam proses pembelajaran. Materi sejarah tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang “murni” namun merupakan terapan yang nantinya bisa direalisakan oleh anak didik kita. Dengan bekal sikap mental itulah diharapkan muncul  gagasan/pemikiran  anak dalam menghadapi kehidupannya.

One thought on “MATERI ASPEK SKILL DAN ENTREPENEURSHIP

  1. Jubah Murah says:

    Idea yg menarik … tapi rasanya persembahan bahasa perlu di perbaiki…

    maaf ye admin .. bukan nak menegur .. tapi idea awak memang menarik…
    dan kalau gaya bahasa lebih baik… saya pasti ramai pengunjung pas nie…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>